Kemajuan Negara Malaysia Di Bidang Ekonomi Politik Sosial Budaya Teknologi Dan Hankam Pkn
Era globalisasi dewasa ini sudah menjadi kenyataan yang harus dihadapi
oleh setiap bangsa dan negara, tidak terkecuali Indonesia. Proses interaksi dan
saling pengaruh-mempengaruhi, bahkan pergesekan kepentingan antar-bangsa
terjadi dengan cepat dan mencakup masalah yang semakin kompleks. Batas-
batas teritorial negara tidak lagi menjadi pembatas bagi kepentingan masing-
masing bangsa dan negara. Di bidang ekonomi terjadi persaingan yang semakin
ketat, sehingga semakin mempersulit posisi negara-negara miskin. Sementara
itu dalam bidang politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan terjadi pula
pergeseran nilai. Misalnya, globalisasi di bidang politik tampak, bahwa de-
mokrasi dan HAM telah dijadikan oleh dunia internasional untuk menentukan
apakah negara tersebut dinilai sebagai negara beradab atau bukan?
Home
Berita
Kemajuan Negara Malaysia Di Bidang Ekonomi Politik Sosial Budaya Teknologi Dan Hankam Pkn
Kemajuan Negara Malaysia Di Bidang Ekonomi Politik Sosial Budaya Teknologi Dan Hankam Pkn
More from Berita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

kita semua tau kemajuan yang diraih malaysia sendiri sangat luar biasa. pemimpin dan rakyat malaysia boleh berbangga dengan itu semua tapi pernahkah terpikir oleh mereka semua kalau majunya negara malaysia dari hasil pengerukan harta yang dimiliki oleh rakyatnya sendiri. orang malaysia sampai mati dia bayar hutang dan tidak ada yang punya tempat tinggal sendiri mereka semua numpang dan bayar sewa yang dia tinggal di tanah dan rumah mereka sendiri. rakyat Malaysia sebenarnya pecundang, yang dilakukan oleh pemimpinnya sendiri tapi rakyat malaysia belum menyadari semua itu. sebuah negara dikatakan kaya apabila rakyatnya yang kaya bukan negaranya saja. indonesia dibilang miskin, negaranya yang miskin tapi rakyatnya kaya walaupun sekedar punya rumah, tanah, sawah. woy bangun rakyat malaysia jangan kamu anggap apa yang dilakukan perdana menteri kalian cuma mimpi
ReplyDeletesebenarnya malaysia itu masih sangat-sangat miskin, coz rakyatnya hidup sengsara. mereka dibebankan dengan hutang yang harus mereka bayar sampai mati, untuk sewa rumah, kebutuhan hidup, pendidikan. mereka harus bayar sewa rumah padahal mereka tinggal ditanah dan rumah mereka dan status kepemilikan tanah itu adalah negara bukan rakyat. rakyat indonesia dikatakan miskin tapi masih bisa investasi tanah untuk masa depan dengan kepemilikan pribadi dan sah
ReplyDelete