Universitas Teroris Terkuak
Baca Percakapan Sebelumnya : Teroris itu memberitahu saya (Edisi 6)
Saya:
Lokasi Universitasnya dimana ya?
Teroris:
Kalau anda mau ikut baru saya kasi tau.
Saya:
Dosennya siapa?
Teroris:
Ya nanti anda akan tahu sendiri.
Saya:
Tapi saya ini kurang berani. Pengetahuan agama saya juga kurang.
Teroris:
Ah .. itu tidak masalah. Saya dulu juga begitu. Nanti kalau sudah masuk segalanya akan diajarkan. Anda akan berani sendiri. Dosennya sudah lengkap. Untuk memberi mata kuliah jihadnya sudah ada. Dan untuk memompa keberanian juga sudah ada. Gimana, anda mau ikut?
Saya:
Hmm .. gimana ya?
Teroris:
Anda tidak boleh ragu-ragu. Anda berjuang di jalan Tuhan. Tuhanlah yang akan melindungi kita.
Saya:
Anak dan isteri saya gimana ya…
Teroris:
Tuhan yang akan melindungi mereka. Serahkan segalanya pada Tuhan. Yang penting kita berjuang menegakkan agamaNya. Gimana, anda mau ikut? Jangan ragu-ragu. Anda harus punya tekad yang kuat.
Saya:
Okelah. Kalau begitu saya ganti baju dulu ya.
Baca Artikel Selanjutnya : Ternyata Surga itu akan Dihuni oleh Setan! (Edisi Spesial)
Saya:
Lokasi Universitasnya dimana ya?
Teroris:
Kalau anda mau ikut baru saya kasi tau.
Saya:
Dosennya siapa?
Teroris:
Ya nanti anda akan tahu sendiri.
Saya:
Tapi saya ini kurang berani. Pengetahuan agama saya juga kurang.
Teroris:
Ah .. itu tidak masalah. Saya dulu juga begitu. Nanti kalau sudah masuk segalanya akan diajarkan. Anda akan berani sendiri. Dosennya sudah lengkap. Untuk memberi mata kuliah jihadnya sudah ada. Dan untuk memompa keberanian juga sudah ada. Gimana, anda mau ikut?
Saya:
Hmm .. gimana ya?
Teroris:
Anda tidak boleh ragu-ragu. Anda berjuang di jalan Tuhan. Tuhanlah yang akan melindungi kita.
Saya:
Anak dan isteri saya gimana ya…
Teroris:
Tuhan yang akan melindungi mereka. Serahkan segalanya pada Tuhan. Yang penting kita berjuang menegakkan agamaNya. Gimana, anda mau ikut? Jangan ragu-ragu. Anda harus punya tekad yang kuat.
Saya:
Okelah. Kalau begitu saya ganti baju dulu ya.
Baca Artikel Selanjutnya : Ternyata Surga itu akan Dihuni oleh Setan! (Edisi Spesial)
0 komentar:
Post a Comment