Islam Adalah Agama Terasing Yang Akan Ditinggalkan
ISLAM MEMANG AGAMA YANG DI LUAR ARUS MODERN SAAT INI
Asing, aneh, tidak biasa, dan sejumlah kata sejenis terkadang mampir pada diri seorang Muslim yang taat saat ini. Betapa tidak, ketika kondisi yang kian jauh dari Islam mereka terus berusaha untuk selalu sesuai dengan Islam. Ia berbicara tentang Islam. Ia berbuat dengan standar Islam. Ia menilai dengan tolok ukur Islam; halal dan haram. Ia pun berjuang untuk tegaknya Islam. Mereka melakukan yang tidak biasa dilakukan oleh orang kebanyakan. Para Muslimahnya menutup aurat mereka dengan kerudung dan jilbab, menghindari tabarruj (bersolek) serta meninggalkan ikhtilat (campur baur) dan khalwat (berdua-duaan tanpa muhrim). Sedangkan, pada saat yang sama para wanita kebanyakan membuka aurat mereka, bersolek dengan sedimikian rupa, campur baur dalam pergaulannya, serta mudah sekali berdua-duaan ketika berjalan (khalwat). Maka tidak mengherankan apabila mereka (para Muslimah) itu terasa aneh bagi orang kebanyakan.
Tidak cukup sampai di sini. Mereka yang berusaha untuk menegakkan Islam pun mendapat imbasnya. Mereka yang berjuang untuk mengembalikan kehidupan Islam, menegakkan Syariah Islam, melakukan perbaikan kehidupan manusia serta mengajak manusia kepada Islam, juga diberi cap aneh, tidak rasional, ngawur,
Karena apa yang mereka lakukan tidak biasa dari apa yang biasa dilakukan oleh orang kebanyakan. Mereka telah menjadi orang yang asing. Namun, berbahagialah mereka karena mereka telah menjadi orang yang terasing. Karena Rasulullah saw pernah bersabda:
“Islam muncul pertama kali dalam keadaan terasing dan akan kembali terasing sebagaimana mulainya, maka berbahagialah orang-orang yang terasing tersebut.” (HR. Muslim)
Siapa saja orang-orang yang terasing itu?
Senantiasa Melakukan Perbaikan ketika Manusia Sudah Rusak
Jumlah Mereka Sedikit
Mereka adalah Kaum yang Beraneka Ragam
Mereka Saling Mencintai karena “ruh” Allah
Mereka memperoleh kedudukan itu tanpa menjadi syuhada ( jihad perang )
Silakan Kembali Ke Website Ini atau Ke Home Website ini sekitar 10 menit berikutnya untuk membaca artikel menarik yang terbaru !!!
Download Komik Naruto 512 Bahasa Indonesia Silakan Kunjungi Terus Website ini atau cek terus are download naruto manga bahasa indonesia terbaru
Asing, aneh, tidak biasa, dan sejumlah kata sejenis terkadang mampir pada diri seorang Muslim yang taat saat ini. Betapa tidak, ketika kondisi yang kian jauh dari Islam mereka terus berusaha untuk selalu sesuai dengan Islam. Ia berbicara tentang Islam. Ia berbuat dengan standar Islam. Ia menilai dengan tolok ukur Islam; halal dan haram. Ia pun berjuang untuk tegaknya Islam. Mereka melakukan yang tidak biasa dilakukan oleh orang kebanyakan. Para Muslimahnya menutup aurat mereka dengan kerudung dan jilbab, menghindari tabarruj (bersolek) serta meninggalkan ikhtilat (campur baur) dan khalwat (berdua-duaan tanpa muhrim). Sedangkan, pada saat yang sama para wanita kebanyakan membuka aurat mereka, bersolek dengan sedimikian rupa, campur baur dalam pergaulannya, serta mudah sekali berdua-duaan ketika berjalan (khalwat). Maka tidak mengherankan apabila mereka (para Muslimah) itu terasa aneh bagi orang kebanyakan.
Tidak cukup sampai di sini. Mereka yang berusaha untuk menegakkan Islam pun mendapat imbasnya. Mereka yang berjuang untuk mengembalikan kehidupan Islam, menegakkan Syariah Islam, melakukan perbaikan kehidupan manusia serta mengajak manusia kepada Islam, juga diberi cap aneh, tidak rasional, ngawur,
Karena apa yang mereka lakukan tidak biasa dari apa yang biasa dilakukan oleh orang kebanyakan. Mereka telah menjadi orang yang asing. Namun, berbahagialah mereka karena mereka telah menjadi orang yang terasing. Karena Rasulullah saw pernah bersabda:
“Islam muncul pertama kali dalam keadaan terasing dan akan kembali terasing sebagaimana mulainya, maka berbahagialah orang-orang yang terasing tersebut.” (HR. Muslim)
Siapa saja orang-orang yang terasing itu?
Senantiasa Melakukan Perbaikan ketika Manusia Sudah Rusak
Spoiler for ISI:
Orang-orang terasing yang disampaikan oleh Rasulullah saw dalam hadits di atas adalah orang-orang yang senantiasa melakukan perbaikan. Mereka berusaha untuk mengubah kondisi yang jauh dari Islam menjadi islami. Memperbaiki kondisi kehidupan manusia rusak, jauh dari Islam. Mereka memperbaiki amal-amal manusia yang menyalahi syariah Islam. Mereka berjuang untuk mengembalikan kehidupan Islam di tengah-tengah mereka.
Jumlah Mereka Sedikit
Spoiler for ISI:
Dengan apa yang mereka lakukan telah menjadikan mereka terasing dari yang lain. Karena kebanyakan manusia bermaksiyat, jauh dari Islam, maka mereka menjadi orang-orang yang sedikit diantara kebanyakn manusia. Bahkan, kebanyakan dari manusia menentang apa yang mereka perjuangkan.
Mereka adalah Kaum yang Beraneka Ragam
Spoiler for ISI:
Orang-orang yang terasing ternyata bukan dari satu kabilah, bangsa atau negeri saja. Mereka terdiri dari ragam bangsa, kabilah dan negeri. Mereka berkumpul dalam sati visi, satu perjuangan. Mengembalikan sunnah Rasulullah saw yang saat itu banyak ditinggalkan atau dikotorkan dengan amal yang sebenarnya bukan sunnah Rasulullah. Mereka berbeda suku, bangsa, negeri; namun mereka memiliki satu perasaan, satu pemikiran dan satu aturan yaitu Islam yang mulia. Oleh karenanya mereka dimuliakan oleh Allah Swt. Tentu kemuliaan mereka berbeda dengan kemuliaan para Nabi, syuhada dan para sahabat. Orang-orang terasing tentu tidak jauh lebih mulia dari para Nabi, syuhada dan para sahabat. Orang-orang terasing ini memiliki posisi tertentu di hadapan Allah Swt.
Mereka Saling Mencintai karena “ruh” Allah
Spoiler for ISI:
Orang-orang yang terasing memiliki sifat saling mencintai karena Allah, saling mencintai karena “ruh” Allah. Mereka saling mencintai karena syariat Nabi Muhammad. Mereka diikat dengan ikatan mabda (ideologi) Islam. Ideologi Islam menjadi ruh diantara mereka, pengikat kebersamaan mereka, pengikat perasaan dan pemikiran mereka, pengikat aturan diantara mereka. Mereka diikat dengan aqidah yang sama, bukan dengan ikatan keturunan, bangsa, manfaat atau dunia.
Mereka memperoleh kedudukan itu tanpa menjadi syuhada ( jihad perang )
Spoiler for ISI:
Orang-orang terasing karena keshalihan dan perjuangannya benar-benar mendapatkan kedudukan mulia di hadapan Allah Swt. Dalam hadits di atas disampaikan bahwa mereka memiliki kedudukan mulia tersebut tanpa menjadi syuhada. Mengapa? Karena para Nabi dan syuhada pun tergiur oleh mereka. Hal ini bukan berarti mereka lebih mulia dan utama dari para Nabi dan syuhada. Tidak sama sekali. Hal ini menunjukkan bahwa kedudukan itu hanyalah semata-mata menunjukkan keistimewaan mereka. Kedudukan yang Allah muliakan di akhirat kelak.
Sungguh, orang-orang terasing berbahagia dengan sifat-sifat di atas. Apakah kita termasuk orang-orang yang terasing itu? Apakah kita termasuk orang-orang yang berbahagia itu? Tentu ketika kita dapat memiliki sifat-sifat di atas, Allah akan menjadikan kita mulia seperti orang-orang terasing dalam hadits Rasulullah Saw, atau bahkan boleh jadi kitalah orang-orang terasing itu. Semoga.
Sungguh, orang-orang terasing berbahagia dengan sifat-sifat di atas. Apakah kita termasuk orang-orang yang terasing itu? Apakah kita termasuk orang-orang yang berbahagia itu? Tentu ketika kita dapat memiliki sifat-sifat di atas, Allah akan menjadikan kita mulia seperti orang-orang terasing dalam hadits Rasulullah Saw, atau bahkan boleh jadi kitalah orang-orang terasing itu. Semoga.
Silakan Kembali Ke Website Ini atau Ke Home Website ini sekitar 10 menit berikutnya untuk membaca artikel menarik yang terbaru !!!
Download Komik Naruto 512 Bahasa Indonesia Silakan Kunjungi Terus Website ini atau cek terus are download naruto manga bahasa indonesia terbaru
0 komentar:
Post a Comment